|
Ditulis oleh Semaoen
|
|
Minggu, 06 Desember 2009 06:52 |
Oleh Semaoen (1920)
Hikayat Kadiroen adalah sebuah novel karangan Semaoen (1899-1977), ketua umum Partai Komunis Indonesia yang pertama. Ditulis oleh Semaoen ketika dia berada di penjara pada tahun 1919 akibat pembangkangannya terhadap Pemerintah Belanda pada saat itu. Buku ini lalu diterbitkan pertama kalinya pada tahun 1920 di Semarang. Hikayat Kidaroen adalah salah satu sumbangsih awal terhadap kesusasteraan Indonesia, salah satu dari sedikit sastra yang berbahasa Melayu pada saat itu. Bercerita mengenai kezaliman penjajah Belanda, novel bernuansa realisme sosialis ini dimaksudkan untuk membangkitkan rasa juang rakyat pekerja dan petani untuk melawan penjajahan. Baca disini.
|
|
|
Revolusi Iran - Sejarah dan Hari Depannya |
Oleh Dr. Zayar
Buku ini mewakili sebuah kontribusi yang penting bagi pemahaman kita tentang revolusi Iran. Pengarang mempunyai segala hal yang dibutuhkan dalam melaksanakan tugasnya, merupakan seorang partisipan yang menonjol dan berpengalaman dalam gerakan Marxis dan gerakan buruh di Pakistan, dengan hubungan lama yang dijalin dengan Iran maupun Afghanistan. Karyanya ini akan berguna terutama di Barat dimana disitu dipercaya secara universal bahwa revolusi tahun 1979 adalah sebuah gerakan fundamentalis Islam yang dipimpin oleh Ayatullah Khomeini yang mendorong Iran kembali ke abad ke-6. Pandangan ini telah disebarluaskan dengan baik oleh yang berkuasa, yang memiliki sebuah vested interest dalam mendiskreditkan ide dasar revolusi dalam pikiran kelas pekerja di Barat. Hal seperti itu, dalam kenyataannya, adalah sebuah kebohongan yang keji. Baca disini.
|
|
Reason in Revolt |
|
|
Oleh Ted Grant dan Alan Woods (1995)
Buku ini ditulis oleh Ted Grant dan Alan Woods dan dipublikasikan pertama kalinya pada tahun 1995, yakni 100 tahun setelah wafatnya Engels. Lalu buku ini diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia dan diterbitkan pada tahun 2006 oleh IRE Press (Institute of Research and Empowerment). Buku ini membela kebenaran ide-ide filosofi Marx dan Engels dengan memaparkan penemuan-penemuan ilmiah abad ke 20 yang memberikan konfirmasi terhadap metode filosofi Marxisme, yakni dialektika materialisme. Baca disini.
|
|
Revolusi Permanen |
|
|
Oleh Leon Trotsky (1904, 1928)
Revolusi Permanen merupakan sumbangan terpenting Trotsky bagi Marxisme. Teori ini dikembangkannya pada tahun 1904 menjelang Revolusi Rusia yang pertama. Bertentangan dengan keyakinan umum pada masa itu, dalam teori tersebut Trotsky menyatakan bahwan kelas buruh Rusia mampu merebut kekuasaan. Ketepatan analisa Trotsky terbukti dengan keberhasilam Partai Bolshevik mendirikan negara buruh pertama di dunia. "Esensi teori revolusi permanen terletak pada gagasan bahwa borjuis kolonial dan borjuis negara-negara terbelakang tidak mampu menjalankan tugas revolusi demokratsi borjuis" - Ted Grant Baca selengkapnya di sini atau dapatkan buku ini di Resist Jogja.
|
|
|
|
|
|