|
Ditulis oleh Imran (Pakistan)
|
|
Jumat, 09 Juli 2010 04:33 |
|
Di tengah kegilaan perang dan fundamentalisme, sebuah konferensi sosialis diorganisir oleh Jammu Kashmir National Student Federation (JKNSF) pada 24 Juni. Ribuan kamu muda dari seluruh Kashmir turut serta, dan mengibarkan slogan-slogan revolusioner, seperti "Inqalab, Inqalab, Socialist Inqalab" (Revolusi, Revolusi, Revolusi Sosialis), "Kali raat jaway e jaway-Surkh sawera away e aaway" (Sebuah fajar merah akan mengakhiri malam yang gelap ini), dsb. Lal Khan, seorang pemimpin Marxis di Pakistan, yang diundang di konferensi ini menekankan bahwa kemerdekaan yang sejati dari rakyat Kashmir hanya dapat dicapai sebagai bagian dari federasi sosialis seluruh sub-benua Asia Selatan.
|
|
Selanjutnya...
|
|
|
Ditulis oleh Isa Al-Jaza'iri
|
|
Sabtu, 05 Juni 2010 14:28 |
|
Serangan tentara Israel terhadap kapal-kapal Flotilla telah membangkitkan amarah rakyat sedunia. Di seluruh dunia, rakyat pekerja turun ke jalan untuk memprotes tindakan kejam ini. Masalah Israel-Palestina telah berlangsung selama lebih dari 60 tahun dan sampai sekarang belum ada penyelesaiannya. Berikut ini kami terbitkan sebuah artikel dari kamerad Isa Al-Jaza'iri, yang ibunya diusir keluar dari rumahnya di Haifa pada tahun 1948 oleh tentara Israel. Dalam artikel ini kamerad Isa Al-Jaza'iri mengatakan bahwa hanya sosialisme yang bisa menghantarkan pembebasan yang sesungguhnya bagi rakyat Palestina.
|
|
Selanjutnya...
|
|
Ditulis oleh Alan Woods
|
|
Rabu, 26 Mei 2010 00:00 |
|
Gejolak sosial dan politik di Thailand mencapai klimaksnya dengan pembentukan barikade di Bangkok pada awal Maret 2010, dimana puluhan ribu demonstran kaos-merah menduduki area pusat Bangkok. Dua bulan perjuangan yang sengit berakhir dengan serangan militer pada tanggal 19 Mei yang akhirnya berhasil menghancurkan basis kamp Kaos Merah. 85 orang mati dan ribuan lainnya terluka. Ofensif konter revolusioner meraih kemenangan, tetapi Thailand tidak akan pernah sama lagi. Sebuah perang kelas telah dimulai. Di Rajprasong, mereka bernyanyi: “Ini adalah perang kelas yang akan menyapu otokrasi”. Berikut ini adalah analisa yang ditulis pada hari penyerangan militer terhadap kamp kaos merah (19/5).
|
|
Selanjutnya...
|
|
Ditulis oleh Pablo Sanchez dan Kamred Hulaki
|
|
Sabtu, 07 November 2009 03:46 |
|
Musim panas ini, Percikan Merah (Rato Jhilko), sebuah majalah Partai Komunis Nepal memuat sebuah artikel oleh Baburam Bhattarai, yang mengatakan bahwa “Trotskisme sudah menjadi lebih relevan daripada Stalinisme dalam memajukan perjuangan kaum proletar”. Ini adalah hasil dari pengalaman sejarah yang konkrit, yang telah menguak karakter Stalinisme yang sesungguhnya dan membenarkan gagasan-gagasan Leon Trotsky mengenai Revolusi Permanen, terutama di Nepal.
|
|
Selanjutnya...
|
|
Ditulis oleh Chava
|
|
Rabu, 23 Januari 2008 10:01 |
|
Berikut ini adalah artikel yang ditulis oleh kawan Chava, seorang anggota dari Perhimpunan Rakyat Pekerja (PRP), mengenai pertemuannya dengan kamerad-kamerad The Struggle yang merupakan seksi International Marxist Tendency di Pakistan. PRP sendiri adalah sebuah organisasi pelopor rakyat pekerja di Indonesia yang berdasarkan prinsip sosialisme ilmiah. |
|
Selanjutnya...
|
|
|
|
|
<< Mulai < Sebelumnya 1 2 Berikutnya > Akhir >>
|
|
|