Sejarah
Dengan Trotsky Hingga Akhir Cetak E-mail
Ditulis oleh Joseph Hansen (1940)   
Sabtu, 13 Februari 2010 05:45

Berikut ini adalah memoar dari Joseph Hansen, sekretaris Leon Trotsky, yang berada di dekat Leon Trotsky ketika dia dibunuh oleh agen rahasianya Stalin pada tahun 1940. Ramon Mercader (dengan nama samaran Frank Jacson) berhasil memasuki rumahtangga Trotsky dan akhirnya mengayunkan kapak-es ke kepala Trotsky. Memoar ini dengan sangat peka menggambarkan Trotsky pada akhir hayatnya, yang tetap gigih mempertahankan warisan Bolshevisme - bahkan di periode yang paling sulit - supaya bisa mewariskannya ke generasi yang baru.

Selanjutnya...
 
Revolusi Tiongkok 1949 (Bagian Pertama) Cetak E-mail
Ditulis oleh Alan Woods   
Kamis, 04 Februari 2010 06:50

Bagi kaum Marxis, Revolusi Tiongkok adalah peristiwa terbesar kedua dalam sejarah umat manusia, yang kebesarannya hanya dapat diungguli oleh Revolusi Bolshevik 1917. Jutaan manusia, yang sampai saat itu telah diperlakukan seperti binatang-binatang pemikul beban imperialisme, mematahkan rantai imperialisme dan kapitalisme, dan menapaki panggung sejarah dunia.

Selanjutnya...
 
Pondasi Kekristenan Cetak E-mail
Ditulis oleh John Pickard   
Rabu, 13 Januari 2010 06:03

Di antara kita banyak yang mengetahui bahwa asal-muasal Kekristenan tidak ada kaitannya dengan “Malam Kudus” atau orang-orang Majus. Kalau begitu, apakah asal-muasal sejatinya? John Pickard mengkaji realitas perihal timbulnya agama ini – dari posisi kekuatan-kekuatan klas dan perkembangan-perkembangan material masyarakat, dan bukan dari alih-alih fiksi-fiksi yang saleh yang dijejalkan dari mimbar-mibar gereja.

Selanjutnya...
 
Pelajaran Revolusi Oktober Cetak E-mail
Ditulis oleh Leon Trotsky (1935)   
Selasa, 10 November 2009 05:03

Dalam rangka memperingati ulang tahun Revolusi Oktober yang ke 82, kami terbitkan sebuah artikel yang ditulis oleh Leon Trotsky pada tahun 1935. Artikel ini ditulis oleh Trotsky untuk memperingati Revolusi Oktober pada peringatannya yang ke-18. Pada saat itu, Trotsky sudah diasingkan oleh Stalin dan dengan Kelompok Oposisi Internasional dia berjuang untuk mempertahankan tradisi Revolusi Oktober dari gempuran fitnah kaum borjuis di satu pihak dan degenerasi birokratis di pihak yang lain.

Selanjutnya...
 
Runtuhnya Tembok Berlin: 20 tahun kemudian Cetak E-mail
Ditulis oleh Alan Woods   
Senin, 09 November 2009 03:47

Dua puluh tahun yang lalu Tembok Berlin runtuh dan kaum borjuis di dunia Barat sangat gembira, bersukacita akan “jatuhnya komunisme”. Setiap tahun kaum kapitalis merayakannya seperti halnya rejim Orde Baru yang merayakan persitiwa 30 September dengan mesin propaganda mereka. Akan tetapi, dua puluh tahun kemudian situasi terlihat sangat berbeda dimana kapitalisme memasuki krisisnya yang paling parah semenjak 1929. Sekarang mayoritas rakyat di bekas Jerman Timur memilih partai kiri dan mengingat kembali keuntungan dari ekonomi terencana. Setelah menolak Stalinisme, mereka sekarang telah mencicipi kapitalisme, dan kesimpulan yang mereka ambil adalah bahwa sosialisme lebih baik daripada kapitalisme.

Selanjutnya...
 
<< Mulai < Sebelumnya 1 2 3 Berikutnya > Akhir >>

RocketTheme Joomla Templates